Yen Menguat di Tengah Harapan Kenaikan Suku Bunga BoJ
Yen Jepang menguat melawan mata uang utama selama sesi perdagangan Eropa pada hari Kamis, karena para trader semakin yakin bahwa Bank of Japan akan menaikkan suku bunga untuk merespons tren inflasi yang mulai berlangsung di Jepang.
Investor juga menantikan data inflasi penting dari Jepang dan Amerika Serikat yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Jumat, yang berpotensi mempengaruhi sentimen pasar lebih jauh.
Selain itu, rumor bahwa Presiden AS Donald Trump pernah mempertimbangkan untuk mengganti Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, semakin memperkuat citra yen sebagai safe haven dan menimbulkan pertanyaan tentang kemandirian bank sentral ke depan.
Dalam sesi Eropa, yen mencapai level tertinggi dua hari di 179,61 terhadap franc Swiss, tertinggi sepuluh hari di 143,75 terhadap dolar AS, dan hampir mencapai level terendah dua minggu di 105,04 terhadap dolar Kanada, naik dari level terendah awal masing-masing 180,36, 144,97, dan 105,74. Jika tren naik ini berlanjut, level resistensi diperkirakan berada sekitar 177,00 untuk franc, 142,00 untuk dolar, dan 104,00 untuk dolar Kanada.
Demikian pula, yen sedikit menguat melawan euro dan pound sterling, mencapai level masing-masing 168,56 dan 197,71 dari level terendah awal 169,40 dan 198,60. Resistensi diperkirakan berada di sekitar 165,00 untuk euro dan 193,00 untuk pound.
Terhadap dolar Australia dan Selandia Baru, yen mengalami kenaikan tipis menjadi 94,07 dan 87,16 masing-masing, setelah sempat menyentuh level terendah awal 94,61 dan 87,78. Level resistensi berikutnya berada di kisaran 93,00 untuk dolar Australia dan 85,00 untuk dolar Selandia Baru.
Ke depan, beberapa rilis data ekonomi penting akan digelar di New York, seperti data pendapatan mingguan rata-rata Kanada untuk bulan April, data penjualan grosir untuk bulan Mei, pesanan barang tahan lama AS untuk bulan Mei, data GDP kuartal pertama, Indeks Aktivitas Nasional Fed Chicago untuk bulan Mei, neraca perdagangan barang AS untuk bulan Mei, inventaris grosir untuk bulan Mei, klaim pengangguran mingguan, dan harga PCE AS untuk kuartal pertama.
