Published:Februari 5, 2026

Volatilitas Baru di Logam Mulia: Perak Kembali Anjlok Tajam, Emas Ikut Turun; Minyak Turun ~2% usai Kabar Perundingan AS–Iran di Oman

Pasar logam mulia kembali bergejolak. Perak mengalami penurunan harian yang tajam lagi, sementara emas juga melemah ketika aksi jual merembet ke aset “safe haven” di tengah turbulensi pasar yang lebih luas.

Pelaku pasar menilai pergerakan diperbesar oleh penyesuaian posisi yang cepat dan kondisi likuiditas: ketika pasar lebih tipis, swing intraday cenderung lebih ekstrem.

Di pasar energi, harga minyak turun sekitar 2% setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran sepakat menggelar perundingan di Oman pada hari Jumat. Kabar ini meredakan kekhawatiran gangguan pasokan dan menekan premi risiko geopolitik yang sebelumnya menopang harga.

Yang dipantau selanjutnya

  • Logam mulia: apakah tekanan jual mereda dan volatilitas menurun.
  • Minyak: perkembangan perundingan di Oman dan sinyal risiko pasokan Timur Tengah.
  • Faktor makro: pergerakan USD, ekspektasi suku bunga, dan selera risiko global.

Untuk sementara, investor tetap berhati-hati karena turbulensi lintas aset masih berdampak pada komoditas maupun aset defensif.