Published:Juli 9, 2026

Perdagangan perpetual TradFi yang diselesaikan dengan stablecoin melampaui $1.1T: Binance Research

Binance Research melaporkan bahwa perdagangan perpetual yang diselesaikan dengan stablecoin di pasar keuangan tradisional yang ditokenisasi (TradFi) melebihi $1.1T pada 2026, menandai pergeseran signifikan menuju stablecoin sebagai lapisan penyelesaian yang disukai. Laporan tersebut juga menyoroti bahwa stablecoin mendapatkan daya tarik di luar perdagangan — semakin sering digunakan dalam pembayaran dan tabungan — dan berperan semakin besar dalam infrastruktur dasar pasar keuangan yang ditokenisasi.

Temuan laporan dan konteks terkini

Studi Binance Research menekankan dua perkembangan yang saling terkait: pertumbuhan pesat aktivitas kontrak perpetual yang dinominasikan dan diselesaikan dalam stablecoin, serta adopsi stablecoin yang lebih luas untuk instrumen TradFi yang ditokenisasi. Menurut laporan, lebih dari $1.1T perdagangan perpetual diselesaikan menggunakan stablecoin pada 2026. Pada saat yang sama, analisis menunjukkan perluasan kasus penggunaan stablecoin dalam pembayaran dan tabungan, yang mengindikasikan kelas aset ini bergerak melampaui perdagangan spekulatif ke fungsi-fungsi yang secara tradisional dilayani oleh jalur fiat.

Tren ini berjalan bersamaan dengan minat berkelanjutan dari pelaku institusional pada versi tokenisasi saham, obligasi, dan derivatif, saat pelaku pasar bereksperimen dengan penyelesaian on-chain, jendela perdagangan 24/7, dan kumpulan likuiditas baru. Bursa dan penyedia likuiditas yang mendukung penyelesaian dengan stablecoin telah menjadi titik sentral dalam struktur pasar yang sedang berkembang ini.

Mengapa ini penting bagi pasar kripto

Ketergantungan yang meningkat pada stablecoin sebagai jalur penyelesaian untuk TradFi yang ditokenisasi membawa beberapa implikasi di tingkat pasar. Pertama, hal ini mengubah profil risiko penyelesaian dan risiko lawan transaksi: penyelesaian bergeser dari sistem fiat warisan dan model kustodian ke transfer on-chain dan pengaturan penerbit stablecoin. Kedua, dinamika likuiditas berubah karena stablecoin mengagregasi dan memusatkan aliran penyelesaian di jaringan blockchain alih-alih tersebar di berbagai koridor fiat. Ketiga, pergeseran ini mempercepat integrasi infrastruktur kripto dengan alur kerja pasar tradisional, yang dapat mempengaruhi bagaimana bursa, kustodian, dan prime broker merancang layanan kustodi dan penyelesaian.

Untuk aset kripto utama seperti Bitcoin dan Ether, pergeseran menuju penyelesaian dengan stablecoin tidak menghapus peran mereka sebagai penyimpan nilai dan agunan, tetapi merangka ulang bagaimana pelaku pasar mengelola likuiditas intraday dan margin. Stablecoin semakin berfungsi sebagai medium untuk penentuan harga, margining, dan penyelesaian dalam derivatif yang ditokenisasi, sementara BTC dan ETH tetap penting untuk diversifikasi dan strategi agunan.

Implikasi bagi institusi, regulator, dan infrastruktur pasar

Adopsi penyelesaian dengan stablecoin oleh institusi dapat mendorong peninjauan ulang pengaturan kustodi, eksposur terhadap lawan transaksi, dan risiko operasional. Kustodian dan prime broker mungkin perlu menawarkan layanan kustodi terpadu untuk fiat, stablecoin, dan token, sementara bursa dan pembuat pasar menyesuaikan kembali penyediaan likuiditas di antara venue on-chain dan off-chain. Kerangka kliring dan penyelesaian mungkin direkayasa ulang untuk merekonsiliasi kepemilikan hukum, finalitas, dan rekonsiliasi antara rantai blok dan sistem warisan.

Dimensi regulasi signifikan. Pertumbuhan TradFi yang diselesaikan dengan stablecoin dapat menarik pengawasan yang meningkat dari regulator sekuritas dan derivatif (termasuk SEC dan CFTC), serta bank sentral dan otoritas stabilitas keuangan yang mengevaluasi risiko sistemik. Pertanyaan seputar cadangan penopang stablecoin, mekanisme penebusan, dan interoperabilitas dengan jalur perbankan yang diatur kemungkinan akan menjadi pusat diskusi kebijakan.

Pelaku pasar akan mengamati beberapa sinyal dalam beberapa bulan mendatang: panduan regulasi atau pembuatan aturan tentang stablecoin, perubahan dalam penawaran kustodi dan penyelesaian dari bursa dan kustodian besar, metrik on-chain untuk sirkulasi stablecoin dan volume penyelesaian, serta bagaimana penyedia likuiditas menilai harga dan mengelola risiko pada perpetual yang dinominasikan dalam stablecoin. Indikator-indikator ini akan membantu menilai apakah lonjakan 2026 mencerminkan pergeseran struktural atau realokasi episodik aliran perdagangan.