Published:April 29, 2026

EUR/USD Tertekan Jelang ECB karena Kredit Lemah dan Pertumbuhan Rapuh Membebani Euro

EUR/USD tetap berada di bawah tekanan karena lemahnya data kredit di zona euro dan sentimen ekonomi yang hati-hati terus membebani euro menjelang sinyal kebijakan penting dari Bank Sentral Eropa.

Perlambatan penyaluran kredit kepada bisnis dan rumah tangga menunjukkan aktivitas investasi yang lemah serta permintaan konsumen yang masih berhati-hati. Hal ini memperkuat kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi kawasan masih rapuh, dengan pertumbuhan industri dan kepercayaan bisnis yang belum stabil.

Pasar kini menilai apakah ECB mungkin perlu mengambil pendekatan yang lebih fleksibel jika risiko perlambatan ekonomi meningkat. Fokus utama tertuju pada komentar Christine Lagarde mengenai inflasi, kondisi pembiayaan, dan kemungkinan waktu pemangkasan suku bunga.

Nada dovish dapat menekan euro lebih jauh, terutama jika perbedaan kebijakan dengan Federal Reserve melebar, sementara sikap lebih tegas terhadap inflasi dapat membantu menstabilkan EUR/USD dalam jangka pendek.