Published:Juni 23, 2026

Euro turun saat USD menguat karena optimisme Iran, Lagarde meredam nada ketat ECB

Euro melemah terhadap dolar AS pada Senin, mencatat penurunan 0,37% pada sesi akhir Amerika Utara saat para investor menanggapi laporan optimis tentang perundingan AS-Iran dan komentar dari Presiden ECB Christine Lagarde yang tampak meredam ekspektasi kebijakan yang lebih ketat di dalam Bank Sentral Eropa.

Mengapa nada Lagarde penting bagi para trader Forex

Komentar Lagarde mengubah persepsi tentang arah kebijakan ECB dalam jangka pendek, mendorong pelaku pasar untuk menilai kembali kemungkinan pengetatan tambahan oleh bank tersebut. Bagi para trader mata uang, nada bank sentral yang lebih lunak dapat menurunkan ekspektasi keunggulan carry euro dibandingkan dolar dan memengaruhi imbal hasil obligasi pemerintah kawasan euro. Karena ekspektasi tentang kebijakan moneter langsung memengaruhi valuasi mata uang, pesan dari presiden ECB menjadi signifikan: pasar dapat merekalibrasi ekspektasi selisih suku bunga yang mendasari pasangan mata uang utama.

Konteks pasar: optimisme AS-Iran, DXY, EUR/USD dan imbal hasil

Momentum dolar yang lebih kuat terjadi bersamaan dengan kabar optimis mengenai pembicaraan AS-Iran, yang mendukung permintaan terhadap USD saat investor mematok penurunan risiko geopolitik. Interaksi antara dolar yang lebih kuat dan nada ECB yang terdengar kurang ketat berkontribusi pada pelemahan euro terhadap mata uang AS. Titik acuan pasar utama bagi para trader mencakup pasangan EUR/USD dan DXY, serta pergerakan imbal hasil Treasury AS yang membantu membentuk ekspektasi kebijakan The Fed.

  • EUR/USD: sensitif terhadap pergeseran nada ECB dan sentimen risiko AS.
  • DXY dan imbal hasil Treasury AS: dapat mempengaruhi bagaimana pasar menilai prospek suku bunga AS menjelang rilis data.

Secara keseluruhan, kombinasi meredanya kecenderungan pengetatan ECB dan perbaikan perkembangan AS-Iran menciptakan latar yang membebani euro sekaligus mendukung dolar, dengan pelaku pasar menilai kembali implikasi lintas-pasar untuk ekspektasi bank sentral.

Pasar akan memantau data inflasi PCE AS yang akan datang dan sinyal lanjutan dari Presiden ECB Christine Lagarde atau perkembangan AS-Iran, karena input tersebut dapat lebih mempengaruhi ekspektasi kebijakan Fed dan ECB serta pergerakan mata uang terkait.