Doo Group melaporkan penurunan volume perdagangan Juni setelah puncak April
Perusahaan keuangan Doo Group merangkum hasil bulan Juni: total volume perdagangan di platformnya mencapai USD 128,6 miliar, jauh di bawah puncak Maret–April sebesar USD 193 miliar, tetapi 1,9 % lebih tinggi dibanding Mei dan 22 % lebih tinggi dari setahun sebelumnya. Rata‑rata volume harian (ADV) meningkat menjadi USD 4,29 miliar.

Peran Doo Prime
Laporan tersebut menekankan bahwa pendorong utama aktivitas ritel grup tetaplah merek Doo Prime — salah satu dari tiga “etalase” pialang milik holding, bersama Doo Clearing dan Doo Financial.
Doo Prime menerbitkan metrikanya sendiri yang hampir mencerminkan angka grup:
-
Total volume perdagangan — USD 128,56 miliar (+1,89 % bulan ke bulan; +21,79 % tahun ke tahun)
-
ADV — USD 4,29 miliar (+5,29 % bulan ke bulan)
-
Instrumen paling diperdagangkan — XAU/USD (emas/dolar AS)
-
Pertumbuhan tertinggi — kontrak XTI/USD (minyak mentah WTI), +139 % volume bulan ke bulan
Dengan demikian, etalase ritel Doo Prime menegaskan bahwa penurunan volatilitas musim panas hanya mengoreksi lonjakan permintaan April yang ekstrem, tetapi tidak mematahkan tren kenaikan tahun ke tahun.
Faktor pasar
Perusahaan menjelaskan koreksi ini dengan meredanya volatilitas yang terkait sengketa tarif AS serta kelesuan musim panas yang biasa terjadi. Pada saat yang sama, minat terhadap emas dan minyak dipicu oleh risiko geopolitik yang terus berlanjut di Timur Tengah, sementara pasangan mata uang dan indeks saham bereaksi terhadap ekspektasi kebijakan fiskal AS.
Geografi dan lisensi
Doo Group dan Doo Prime terus memperluas jejak regulasinya: selain Australia, Hong Kong, Kenya, UEA dan Kepulauan Virgin Britania Raya, mereka memperoleh lisensi CySEC tahun lalu, memperkuat posisi mereka di Uni Eropa.
