Published:Agustus 3, 2026

Dolar turun di bawah 100 setelah Trump mengatakan pembicaraan baru dengan Iran akan dimulai Senin

Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan di sekitar 99.70 pada pagi hari di sesi Asia pada hari Senin, turun di bawah angka 100.00 setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan putaran baru pembicaraan dengan Iran akan dimulai pada hari Senin. Komentar itu mendukung meningkatnya sentimen risiko, dan pelaku pasar mengaitkan perkembangan tersebut dengan ekspektasi yang lebih lunak terhadap pergerakan suku bunga AS di masa depan.

Mengapa pergerakan DXY penting bagi trader Forex

Penurunan DXY akibat tanda-tanda de-eskalasi geopolitik dapat memengaruhi mata uang melalui beberapa saluran makro. Perubahan dalam persepsi risiko geopolitik cenderung memengaruhi selera risiko, yang pada gilirannya berinteraksi dengan ekspektasi mengenai kebijakan moneter AS dan imbal hasil Treasury AS. Ketika sentimen risiko membaik, trader seringkali menilai kembali probabilitas pengetatan Fed lebih lanjut dan menyesuaikan posisi pada aset bernilai dolar. Akibatnya, momentum dolar mungkin tetap sensitif terhadap pembaruan mengenai pembicaraan, data ekonomi AS, dan komentar dari pejabat bank sentral.

Dampak pada pasangan FX utama

Nada yang lebih lunak untuk dolar relevan bagi beberapa instrumen kunci. EUR/USD, GBP/USD dan USD/JPY termasuk pasangan yang paling banyak diperhatikan ketika DXY bergerak. Dalam episode ini, pasar mencatat keterkaitan antara berkurangnya risiko geopolitik dan penetapan harga pasar untuk prospek kenaikan Fed, dengan para pengamat juga memantau imbal hasil Treasury AS sebagai saluran transmisi penting bagi pergerakan mata uang. Pasar FX mungkin akan fokus pada bagaimana imbal hasil tersebut dan sentimen risiko yang lebih luas berkembang menyusul dilaporkannya dimulainya pembicaraan.

Trader dan analis juga memperhatikan apakah meredanya kekhawatiran geopolitik akan bertahan atau cepat berbalik, karena hal itu akan memengaruhi apakah nada yang lebih lunak pada dolar akan berlanjut. Hubungan antara selera risiko, pergerakan imbal hasil dan ekspektasi bank sentral tetap menjadi hal sentral dalam setiap penilaian ulang kekuatan dolar.

Pasar akan memantau rilis data ekonomi AS yang akan datang dan pidato pejabat bank sentral yang dapat membentuk kembali ekspektasi terhadap Fed dan momentum dolar, bersamaan dengan perkembangan lebih lanjut dalam diplomasi AS-Iran dan pergerakan imbal hasil Treasury AS.