Ulasan Royal Trust Futures

Diperbarui: Mei 6, 2026
Royal Trust Futures
Views44

Fakta Singkat

Informasi kontak dan dukungan

Informasi trafik web

KategoriMetrikArti
PeringkatPeringkat global5889484
Country Code-
Country Rank-
Category Rank-
Metrik keterlibatanVisits696
Bounce Rate0.28
Pageviews per Visit4.66
Avg. Visit Duration131.57
Perkiraan kunjungan bulananянварь 2026 г.3010
февраль 2026 г.770
март 2026 г.696
Negara teratasИндонезия (ID)100%
Sumber lalu lintasSearch63.1%
Direct21.5%
Referrals7.72%
Social5.61%
Paid Referrals1.94%
Mail0.12%
Kata kunci teratasroyale fx30 ◦ $30
alasan mengapa trader stagnan310 ◦ $10
pt. royal trust futures130 ◦ $10
trading crude oil indonesia160 ◦ $0

About Royal Trust Futures

Royal Trust Futures, yang beroperasi melalui domain royalfx.co.id, diatur di Indonesia oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan nomor lisensi 922/BAPPEBTI/SI/08/2006 (). Broker ini menawarkan perdagangan pada kelas aset seperti pasangan Forex, komoditas, energi, dan logam mulia melalui MetaTrader 4 (MT4) dan platform seluler, mendukung mata uang dasar termasuk AUD, EUR, GBP, NZD, dan USD, memperbolehkan perdagangan otomatis (EA), serta menyediakan jenis akun bebas swap/akun Islam dengan setoran minimum USD 100 dan leverage hingga 1:200 ().

Telah muncul kekhawatiran mengenai keandalan Royal Trust Futures. Tinjauan regulasi menunjukkan bahwa meskipun BAPPEBTI adalah otoritas yang berwenang untuk layanan forex di Indonesia, klaim adanya regulasi tambahan oleh entitas seperti Bursa Berjangka Jakarta (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) tidak didukung bukti, sehingga menimbulkan kehati-hatian terkait cakupan pengawasan ().

Keuntungan dan kekurangan

Keuntungan

  • Diatur oleh BAPPEBTI Indonesia dengan nomor lisensi yang dapat diverifikasi ().
  • Mendukung berbagai kelas aset: forex, komoditas, energi, logam; beberapa mata uang dasar; platform MT4 dan seluler; akun bebas swap/akun Islam; perdagangan otomatis; dan setoran minimum yang terjangkau sebesar USD 100 ().

Kekurangan

  • Tidak ada regulasi kredibel selain dari BAPPEBTI; referensi ke institusi Indonesia lain (JFX, KBI) tidak berdasar ().
  • Perlindungan investor mungkin terbatas karena penegakan yang relatif kurang ketat dibandingkan dengan regulator tingkat-1 di yurisdiksi utama ().

Page loaded in 264.00 ms